21 November 2008

BUNDA

21 November 2008

Bunda……… tertegun aku memandang bingkai terpajangkan Wajah ayumu…

Terkenang kembali detik-detik yang pernah kita renda bersama

Terkilas…… akan saat-saat terkenang dalam hidupku….

Bunda mampuhkah kan jelang hariku tanpamu….?

Sanggupkah kan ku terjang kehidupan tanpamu…?

Dapatkah kan ku hadapi pahit getirnya kehidupan tanpa mu…?

Bunda…….. mereka tak kunjung jua mengerti

Tentang risalah yang menghantui hati ini

Mereka pun telah pergi hanya tersisa

Serpihan-serpihan jerit memilukan yang menghimpit luka……

Kini kau telah pergi menghadapNya

Terlalu cepat bunda….. namun ……selama

Air susu mu mengalir diurat nadiku

Kan tetap ku coba tuk menegakan

Kalimat-kalimat Allah di atas bumi ini

0 komentar: